Pemanasan global dan membekunya Eropa

Ada satu artikel yang menarik ketika saya membaca tentang dampak dari pemanasan global. Artikel ini ditulis berdasarkan pada hasil simulasi numerik jangka panjang tentang apa yang akan terjadi jika laju penambahan gas rumah kaca terus bertambah di atmosfer Bumi. Dalam jangka panjang, ternyata Eropa akan semakin dingin jika pemanasan global terus berlangsung. Pertanyaannya adalah: “Apa yang menyebabkan Eropa akan semakin dingin?”

Untuk membahas masalah ini, sebelumnya anda perlu tahu tentang apa yang disebut dengan Great Ocean Conveyor Belt, yaitu sebuah sirkulasi laut global yang di dalam sirkulasi tersebut terjadi pemindahan energi panas yang diserap oleh laut dari daerah tropis -yang mengalami radiasi matahari yang relatif tetap setiap saat- ke daerah lintang menengah dan tinggi yang menerima energi radiasi matahari yang lebih sedikit berbeda pada saat musim dingin dan panas (akibat sumbu rotasi bumi yang membentuk sudut 23.5 derajat terhadap garis edarnya).

Akibat suhu yang dingin di sekitar kutub utara (Greenland), maka akan terjadi pembekuan air laut. Pembekuan air laut ini akan melepaskan garam yang terkandung di dalam air laut tersebut (oleh sebab itu, kenapa es di kutub tidak berasa asin karena garamnya tidak ikut membeku). Pelepasan garam ini akan menjadikan salinitas air laut menjadi lebih tinggi sehingga densitas air laut di sana pun menjadi lebih tinggi pula, akibatnya massa air laut akan turun (dikenal sebaga fenome sinking atau downwelling atau bisa juga disebut sebagai arus laut yang bergerak ke kedalaman). Kekosongan akibat turunnya massa air laut yang memiliki densitas yang besar tersebut akan diisi oleh massa air laut di sekitarnya, yaitu dari daerah lintang yang lebih rendah atau daerah tropis. Air laut di tropis yang hangat inilah yang menjadikan iklim di lintang menengah dan tinggi tetap cukup hangat.

Pemanasan global akan menyebabkan terjadinya pencairan es di kutub. Hal ini menyebabkan bertambahnya jumlah air, sehingga terjadi pengenceran air laut. Akibatnya, densitas air laut menjadi berkurang sehingga proses sinking atau downwelling pun akan melemah. Melemahnya proses ini akan mengurangi jumlah air hangat yang masuk dari daerah tropis. Akibat selanjutnya, iklim di lintang menengah dan tinggi tidak lagi sehangat sebelumnya, dan ini yang akan memicu terjadinya Eropa yang membeku dalam jangka panjang.

Pemanasan Global

Pemanasan global (global warming) pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Berbagai literatur menunjukkan kenaikan temperatur global – termasuk Indonesia – yang terjadi pada kisaran 1,5–40 Celcius pada akhir abad 21.

Pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi lingkungan bio-geofisik (seperti pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan hama penyakit, dsb). Sedangkan dampak bagi aktivitas sosial-ekonomi masyarakat meliputi : (a) gangguan terhadap fungsi kawasan pesisir dan kota pantai, (b) gangguan terhadap fungsi prasarana dan sarana seperti jaringan jalan, pelabuhan dan bandara (c) gangguan terhadap permukiman penduduk, (d) pengurangan produktivitas lahan pertanian, (e) peningkatan resiko kanker dan wabah penyakit, dsb). Dalam makalah ini, fokus diberikan pada antisipasi terhadap dua dampak pemanasan global, yakni : kenaikan muka air laut (sea level rise) dan banjir.

Minibus Rusak Akibat Tawuran Pelajar

Karawang (ANTARA News) – Tawuran pelajar antarsekolah di sekitar Lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebabkan satu mini bus jurusan Cikampek-Bekasi rusak karena terkena lemparan batu.

“Hampir seluruh kaca mini bus itu pecah karena terkena lemparan batu,” kata Kepala Bagian Pengendalian Operasi Satpol PP Karawang, Rahmat Syafa`at di Karawang, Jabar, Sabtu.

Lebih kurang 30 pelajar dari tiga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Karawang ditahan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang, Jumat (7/12) petang.

Puluhan pelajar dari SMK Taruna Karya, Bina Karya, dan SMK Sunan Gunung Jati itu diamankan untuk selanjutnya diberi pembinaan oleh Satgas Pembinaan Pelajar Satpol PP Karawang.

Dari kejadian tersebut, petugas Satpol PP mengamankan puluhan gesper yang biasa dijadikan senjata oleh para pelajar itu, untuk menggebuk lawannya.

Tidak ada korban jiwa dalam tawuran pelajar itu tetapi kerusakan sarana publik seperti bus umum itu, kata Rahmat Syafa`at, telah mengganggu kepentingan masyarakat luas, sehingga pihaknya menahan para pelakunya.

Setelah mendapat pembinaan dan nasihat selama satu jam agar mereka tidak mengulangi perbuataannya, para pelajar itu diizinkan pulang ke rumahnya masing-masing oleh Satpol PP, pada Jumat malam.

Ia mengatakan pihaknya memberi masukan-masukan kepada para pelajar yang terlibat tawuran kalau tindakan itu menyalahi aturan dan menimbulkan kekhawatiran warga Karawang.

“Kami akan terus mengawasi tindakan para pelajar di Karawang, karena aksi tawuran di Karawang ini terbilang sering terjadi di Karawang. Mudah-mudahan dengan pembinaan yang kami lakukan, bisa mengurangi aksi tawuran pelajar,” katanya.(*)

TAWURAN PELAJAR

Ternyata, Bulan Ramadhan tidak menjadi halangan bagi para pelajar melakukan tawuran. Bulan yang seharusnya menjadi bulan yang damai, ternoda akibat aksi pelajar yang melakukan tawuran. Kedua sekolah yang bentrok adalah siswa-siswa SMAN 70 Jakarta dan SMAN 6 Jakarta.

Saya mengetahui berita ini saat menonton acara Saksi Mata di Lativi. Kejadian ini berlangsung di daerah Bulungan, Jakarta Selatan, yang merupakan tempat kedua sekolah tersebut berada. Kedua sekolah terletak berdekatan. Menurut berita, tawuran ini disebabkan karena dendam lama yang memuncak antara kedua sekolah. Akibat tawuran ini, 1 siswa mengalami luka yang cukup serius

Antony Zeidra Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus BI

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang kini menjabat Wakil Gubernur Jambi, Antony Zeidra Abidin menjadi tersangka untuk kasus aliran dana Bank Indonesia ke anggota DPR.

Namun, pengacara Anthony, Maqdir Ismail, tidak mengetahui sejak kapan kliennya ditetapkan sebagai tersangka. “Saya cuma dapat panggilan beberapa hari lalu bahwa beliau sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya di kantor KPK, Kamis (17/4).

Hari ini, Anthony diperiksa kali pertama sebagai tersangka. Selain diperiksa sebagai tersangka, ia juga diperiksa sebagai saksi untuk perkara Burhanuddin Abdullah dan Rusli Simanjuntak.

Anthony disebut-sebut sebagai salah satu penerima aliran dana BI. Sejak akhir 2006, KPK menyelidiki hasil audit BPK terhadap laporan keuangan Bank Indonesia pada 2004. Dana audit itu disebutkan adanya aliran dana senilai Rp 31,5 miliar ke sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Komisi Keuangan dan Perbankan.

Dana sebagai biaya diseminasi dan diduga merupakan gratifikasi itu dikucurkan guna menjaga kepentingan bank sentral dalam pembahasan amandemen UU Bank Indonesia dan penyelesaian masalah bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Selain duit yang mengalir ke DPR, audit BPK itu mengungkap kucuran dana sejumlah Rp 68,5 miliar yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan hukum para mantan pejabat bank sentral yang terbelit kasus BLBI.

Disebutkan dalam audit itu, uang yang diambil dari Yayasan Pengembangan Perbankkan Indonesia (YPPI) atau Lembaga Perkembangan Perbankkan itu antara lain digunakan untuk membayar sejumlah pengacara dan para penegak hukum.

Selain Antony, KPK juga menjadwalkan memeriksa anggota DPR, Hamka Yandhu.

Antony Zeidra Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus BI

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang kini menjabat Wakil Gubernur Jambi, Antony Zeidra Abidin menjadi tersangka untuk kasus aliran dana Bank Indonesia ke anggota DPR.

Namun, pengacara Anthony, Maqdir Ismail, tidak mengetahui sejak kapan kliennya ditetapkan sebagai tersangka. “Saya cuma dapat panggilan beberapa hari lalu bahwa beliau sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya di kantor KPK, Kamis (17/4).

Hari ini, Anthony diperiksa kali pertama sebagai tersangka. Selain diperiksa sebagai tersangka, ia juga diperiksa sebagai saksi untuk perkara Burhanuddin Abdullah dan Rusli Simanjuntak.

Anthony disebut-sebut sebagai salah satu penerima aliran dana BI. Sejak akhir 2006, KPK menyelidiki hasil audit BPK terhadap laporan keuangan Bank Indonesia pada 2004. Dana audit itu disebutkan adanya aliran dana senilai Rp 31,5 miliar ke sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Komisi Keuangan dan Perbankan.

Dana sebagai biaya diseminasi dan diduga merupakan gratifikasi itu dikucurkan guna menjaga kepentingan bank sentral dalam pembahasan amandemen UU Bank Indonesia dan penyelesaian masalah bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Selain duit yang mengalir ke DPR, audit BPK itu mengungkap kucuran dana sejumlah Rp 68,5 miliar yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan hukum para mantan pejabat bank sentral yang terbelit kasus BLBI.

Disebutkan dalam audit itu, uang yang diambil dari Yayasan Pengembangan Perbankkan Indonesia (YPPI) atau Lembaga Perkembangan Perbankkan itu antara lain digunakan untuk membayar sejumlah pengacara dan para penegak hukum.

Selain Antony, KPK juga menjadwalkan memeriksa anggota DPR, Hamka Yandhu

virus remaja

kenakalan remaja selama ini menjadi virus yang mematikan oleh para orang tua.kenalan remaja memang disebabkan oleh banyak pengaruh dari lingkungan yang tidak sehat seperti minum-minuman,tauran ,dan dss.untuk itu pada zaman sekarang orang tua harus memperhatikan anaknya secara berlebih agar tidak terhindar dari hal-hal negatif……………………………………………………….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Skandal BI

Korupsi kini sudah memasuki linkungan BI yang sangat memalukan pemerintah.Sentral banknya saja sudah rusak apalagi tingkat dibawahnya bisa-bisa lebih parah lagi.Untuk itu pemerintah harus bertindak tegas akan pelanggaran itu agar bank central itu tidak rusak dimata publik daN PEROMBAKaN BESAR HARUS DILAKUKAN agar BI menjadi bersih dari korupsi yang yang sekarang menjadi budaya di masyarakat di Indonesia…………………………………..????

Pemanasan Global

penduduk dunia semakin panas dan musim semakin tidak menentu lagi mengakibatkan banyak orang yang menderita oleh beberapa penyakit ini disebabkan oleh telah menipisnya lapisan bumi yang mengakibatkan matahari langsung menyinari bumi tidak di protect lagi oleh lapisan ozon oleh sebab itu pemerintah menganjurkan agar masyarkat untuk menanam pohon di halaman rumahnya untuk mengurangi dampak pemnasan global yang semakin serius ini

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.